Ambil Gambar dari Jarak Dekat
Jika ingin memotret objek wajah model yang memenuhi frame, sebagian orang lebih memilih untuk menggunakan lensa yang memiliki focal length panjang agar tidak perlu terlalu dekat dengan wajah model. Padahal, jika menginginkan hasil foto yang baik, sebaiknya Anda mengambil gambar dari jarak yang dekat. Anda tidak perlu malu untuk mengambil gambar dari jarak yang dekat. Interaksi antara model dan fotografer yang hangat akan sangat berpengaruh terhadap suasana hati selama proses pemotretan. Setelah menguasai teknik ini, sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk menjalin interaksi yang baik dengan model untuk menghasilkan karya yang berkualitas.
Perhatikan Komposisi Secara Keseluruhan
Terkadang memotret model yang berada persis di tengah frame akan menghasilkan foto yang biasa-biasa saja. Aturan komposisi pada teori dasar adalah Rule of Third, yaitu menempatkan objek utama pada bagian 1/3 dari frame. Untuk pemotretanportrait, Anda dapat menggunakan aturan ini. Tempatkan model pada bagian 1/3 dari frame dan isilah 2/3 isanya dengan background, atau sebaliknya, biarkan model memenuhi 2/3 frame. Namun, jika Anda ingin bereksperimen dan menghasilkan foto yang lebih unik, cobalah untuk sedikit melanggar aturan ini. Sering-seringlah memotret dengan memperhatikan teknik komposisi pada aturan belajar photography dasar agar semakin lama Anda akan semakin terbiasa.
Perhatikan Depth of Field (DOF)
Dalam belajar memotert, depth of field adalah tingkatan di mana objek utama akan terlihat fokus dan background terlihat kabur. Dengan kata lain, jika terjadi perbedaan ketajaman antara objek dan background, depth of field adalah tingkat perbedaan ketajamannya. Anda dapat menciptakan foto dengan depth of field agar foto yang dihasilkan benar-benar fokus kepada objek. Selain itu, foto dengan depth of field juga akan terlihat lebih artistik.
Teknik agar depth of field dapat tercapai adalah menggunakan lensa fixed atau lensa dengan rentang zoom yang pendek (18-55 mm). Selain itu, besaran diafragma juga akan mempengaruhi tingkat depth of field yang dihasilkan. Jadi, sebaiknya Anda tidak menggunakan lensa dengan focal length panjang jika ingin menghasilkan fotoportrait yang lebih baik.
Arahkan Model agar Menampilkan Pose yang Terbaik
Pose, termasuk ekpresi wajah yang menarik merupakan nilai jual yang harus dimiliki oleh foto portrait. Sebagai seorang fotografer, Anda harus mahir untuk mengarahkan model agar dapat menunjukkan pose terbaiknya. Jalin komunikasi yang hangat agar pemotretan berlangsung dengan nyaman dan model dapat fokus untuk memenuhi harapan Anda. Untuk teknik yang satu ini, jam terbang Anda sebagai fotografer model sangat dibutuhkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar