Senin, 27 April 2015

Review Canon PowerShot A810



Di pasaran saat ini ada banyak sekali jenis kamera. Mulai dari point shoot camera, prosumer, semi pro, professional dan yang sekarang lagi trend nya adalah tipe mirrorless yang telah saya bahas disini. Pasar nya pun terbagi menjadi 3 bagian. High-end untuk merujuk ke pasar kelas atas yang didominasi oleh kamera professional dan mirrorless. Pasar Mid-end untuk kelas menengah yang didominasi kamera prosumer. Dan terakhir Low-end yang sebagian besar merujuk ke kamera point and shoot.

Canon PowerShot A810 ini termasuk kamera point and shoot. Point and shoot ini berati kamera yang mudah, efisien, dan kompak. Contohnya, jika anda ingin ada moment yang anda abadikan, anda tinggal mengambil kamera anda dari saku, tekan tombol on dan langsung jepret tanpa harus repot menset kamera dan lain-lain. Disamping kemudahannya di atas, kamera point and shoot ini tergolong kamera yang menghasilkan foto yang seadanya.

Canon Powershot A810 sendiri sebenarnya memiliki saudara kembar, yaitu Canon Powershot A1230. Dengan perbedaan A810 dipasarkan tanpa adanya lensa viewfinder. Entah kenapa Canon Powershot A1230 kini sudah tidak beredar di pasaran. Padahal jika melirik kelebihannya yaitu dilengkapi viewvinder, bisa menjadi kelebihan tersendiri diantara kamera point and shoot yang ada di pasaran. No one knows the reason except the canon it self.

Unboxing
Saya membeli Canon Powershot A810 di toko online Bhinneka.com dengan warna silver. Sebenarnya Canon Powershot A810 ini ada tiga macam pilihan warna, yaitu silver, black dan wine red.
Setelah barang datang, segera saya langsung buka paket. Melihat dari kotaknya, terlihat bahwa harga sebanding kualitas(baca : kualitas rendah). Kotak kecil dan setelah buka, kelengkapannya adalah sebagai berikut.

  • Kamera Canon A810
  • Baterai AA Panasonic(bukan baterai charger)
  • Kabel data
  • CD-Driver dan software
  • Beberapa kertas petunjuk dan manual
  • Kartu garansi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar